Inverterbrata

Terjebak dalam Kecantikan Berbisa: Mengenal Lebih Dekat "Naga Biru" Sang Pemburu Racun

Terjebak dalam Kecantikan Berbisa: Mengenal Lebih Dekat "Naga Biru" Sang Pemburu Racun

  • Kategori: Inverterbrata
  • Dipublikasikan: 25 Des 2025

24/Desember/2025-20.00 | Redaksi PARAMIDSN

 

Surabaya,Paramidsn.com- Di balik luasnya samudra, tersembunyi makhluk kecil dengan penampilan memukau namun menyimpan bahaya mematikan. Dialah Glaucus atlanticus, atau yang populer dijuluki Naga Biru dan Siput Samudra Biru. Siput laut karnivora dari keluarga Glaucidae ini memiliki cara bertahan hidup yang sangat unik dan telah menarik perhatian para peneliti.

Meski berukuran kecil, hanya sekitar 5 hingga 8 cm, Naga Biru adalah pengembara sejati lautan. Spesies ini dapat ditemukan di perairan hangat di berbagai belahan dunia, mulai dari Australia, Afrika Selatan, hingga Eropa.

Cara mereka mengarungi lautan sungguh istimewa:

1. Gelembung Gas: Untuk tetap berada di permukaan, Glaucus atlanticus menyimpan gelembung gas di dalam perutnya, memungkinkannya mengapung terbalik.

2. Kamuflase Sempurna: Hewan ini memanfaatkan skema warna tubuhnya sebagai pelindung diri. Perutnya yang berwarna biru terang menyamarkannya dari predator di atas (terlihat seperti cahaya matahari), sedangkan punggungnya yang abu-abu keperakan menyatu dengan warna samudra ketika dilihat dari atas.

Nama 'Glaucus' sendiri diambil dari nama dewa laut Yunani yang terpaksa menjalani hidup yang selalu terombang-ambing di lautan.

Yang membuat Glaucus atlanticus menjadi subjek pembicaraan adalah metode berburu dan pertahanannya. Hewan ini merupakan pemangsa bagi hydrozoa beracun, seperti ubur-ubur berbahaya. Bahkan, siput ini dilaporkan juga memangsa sesama spesiesnya.

Bukan hanya kebal terhadap racun mangsanya, Siput Samudra Biru juga mampu melakukan hal yang lebih mengejutkan: menyerap dan menyimpan racun tersebut.

Racun yang diserap dari mangsanya disimpan dalam konsentrasi tinggi di ujung jari-jari siripnya. Konsentrasi racun yang tersimpan ini menjadikannya senjata yang sangat kuat, sering kali menghasilkan sengatan yang jauh lebih menyakitkan daripada mangsa aslinya. Inilah mengapa, meskipun tubuhnya kecil dan sering kali luput dari pandangan, menyentuh Glaucus atlanticus yang terdampar dapat menyebabkan rasa sakit yang parah.

Meskipun terlihat indah, kisah Naga Biru adalah pengingat bahwa di lautan, keindahan sering kali beriringan dengan bahaya yang tidak terduga.

 

Penulis : Dila

Editor : Ali Maruf

Foto By : Inaturalist|sylke