Reptil

Alligator Gen Leukistik paradox yang cukup langka dari Alam.

Alligator Gen Leukistik paradox yang cukup langka dari Alam.

  • Kategori: Reptil
  • Dipublikasikan: 01 Jan 2026

01/JANUARI/2026 - 16.00| Redaksi PARAMIDSN

 

Surabaya,Paramidsn.com- Kerabat Dari Buaya yakni di Amerika biasa di juluki sebagai Alligator. Species dengan nama Ilmiah Alligator mississippiens Tersebut hidup di antara rawa sungai,danau dan laguna. Mereka pada umumnya berwarna hitam dan ke abu abuan dengan garis-garis gelap di bagian ekor. Keterangan lebih lanjut bisa di Lihat Di kamus Satwa PARAMI. nah beberapa Tahun ke belakang telah di temukan Baby atau anakan dari Alligator dengan warna yg cukup unik, dimana umumnya warna albino saja di anggap sudah langka namun kali ini kelainan tersebut bukan lagi Albino tapi Leucistic atau paradox.

Genetika langka ALLIGATOR

Kecantikan langka ini bukanlah albino, ini adalah Alligator leucistik, keajaiban genetik dengan kulit putih berkrim, bintik hitam, dan mata biru yang menghipnotis. Tampilannya seperti hantu menjadikannya salah satu reptil paling luar biasa di Bumi. Ditemukan di rawa-rawa Amerika Serikat bagian tenggara, spesies ini biasanya menyatu sempurna dengan lingkungannya. Tetapi individu leucistik dapat menonjol, menjadikan mereka cara alam yang menakjubkan dan rentan terhadap predator lain saat berburu namun warna itu menciptakan seni yang tidak bisa bersembunyi dari alam.

Perbedaan Albino & Leucistic 

Tidak seperti albinisme, leukisme hanya mempengaruhi kulit, meninggalkan mata warna alami mereka. Itulah yang memberi buaya ini tatapan misterius dan hampir tidak nyata, legenda hidup sejati di antara perairan.Makhluk yang sangat langka sehingga melihat seseorang terasa seperti melihat hantu dari dunia lain liar, rapuh, dan sangat indah bagaikan alien. Albino sendiri biasanya dicirikan dengan warna mata merah dan kulit juga putih biasa polos tanpa adanya totol hitam, Sedangkan Leukistik atau Paradox ini memiliki ciri yg lain dia berwarna putih namun memiliki bintik hitam yang menghiasi dari kepala sampai ekor dan perbedaan nya berasal dari warnanya yang sangat biru kehitaman.

 

Penulis: Ali Maruf 

Editor : Aji Jipang 

Foto By :  Nathan