12/Desember/2025-00.12 | Redaksi PARAMIDSN
Surabaya,Paramidsn.com- WASHINGTON D.C. — Populasi burung di Amerika Serikat (AS) mengalami penurunan pada tingkat yang mengkhawatirkan, dengan lebih dari 100 spesies yang diteliti telah mencapai "titik kritis," kehilangan lebih dari setengah populasi mereka dalam 50 tahun terakhir.
Penemuan ini diungkapkan dalam laporan U.S. State of the Birds tahun 2025 yang diterbitkan pada Kamis (13/3) oleh aliansi kelompok sains dan konservasi. Laporan tersebut menyoroti bahwa hilangnya habitat dan perubahan iklim adalah faktor utama yang mendorong penurunan populasi ini.
Penurunan di Semua Habitat
Laporan ini mengungkapkan tren mengkhawatirkan di semua habitat, bahkan di antara populasi bebek yang selama ini dianggap sebagai kisah sukses konservasi. Populasi bebek tercatat turun sekitar 30 persen sejak 2017, meskipun jumlah mereka saat ini masih lebih tinggi dibandingkan tahun 1970.
Satu-satunya "titik terang" yang dicatat adalah peningkatan pada burung-burung air, seperti bangau dan kuntul, menurut Michael Parr, presiden American Bird Conservancy.
Peringatan Mendesak untuk 229 Spesies
"Sekitar satu dari tiga spesies burung (229 spesies) di AS memerlukan perhatian konservasi yang mendesak," ujar Amanda Rodewald, direktur fakultas Pusat Studi Populasi Burung Universitas Cornell (Cornell Lab of Ornithology). Spesies-spesies ini mencakup habitat dan sistem utama di AS, termasuk spesies yang selama ini dianggap umum dan melimpah.
Burung-burung yang mengalami penurunan populasi tertinggi dan berada dalam kelompok "peringatan merah" termasuk bebek tutul, burung kolibri Allen, loon berparuh kuning, burung kormoran berwajah merah, burung belibis besar, burung jay Florida, dan lainnya. Beberapa di antaranya sudah dilindungi berdasarkan Undang-Undang Spesies Terancam Punah AS.
Harapan Konservasi
Meskipun prospeknya tampak suram, para ahli konservasi menegaskan bahwa masih ada harapan.
"Untuk setiap spesies yang terancam punah, ini seperti menarik benang dari jalinan kehidupan yang rumit," kata ahli biologi Universitas Georgetown, Peter Marra. Namun, Marra juga mencatat kebangkitan kembali spesies elang botak sebagai contoh bahwa upaya konservasi yang fokus dapat membalikkan keadaan.
Para ilmuwan mendesak adanya tindakan konservasi yang lebih agresif dan terkoordinasi untuk melindungi sisa populasi burung dan habitat mereka.
Referensi:https://www.voanews.com/a/report-us-bird-population-is-declining/8010492.html
Penulis:Dila
Editor: Aji jipang
Foto By:foto: dok